- Selalu masuk ke mobil lebih dulu dari Koko Aurelius (6 tahun) dan HARUS duduk di depan (sebelah kursi pengemudi).
- Begitu dengar percakapan bahwa kita mau pergi, belum disuruh mandi pun, langung memberikan komando. "Mbaaaak...mandiiii!"
- Semua mainan (termasuk mainan kokonya, Aurelius) masuk kamarnya, disimpan dan terorganisir dengan rapi.
- Ketika dilihatnya posisi sandal tidak rapi, langsung merapihkan, beritu pula posisi keset depan pintu kamarnya. Harus perfect!
- Tidak terlalu perlu teman, yang penting ada Nintendo IDS, atau semua kru Thomas and Friends, atau setumpuk Crazy Birds.
- Tertib target waktu, mandi lima menit lagi, berenang hanya setengah jam, main di luar rumah antara jam 3 sampai 5 sore.
- Bisa mengatur pembagian tugas: Mommy menggambar, dede (Keio) mewarnai.
- Kalau Koko Aurelius dapat 100 untuk nilai ulangan, Keio harus dapat nilai seribu!
- Jika sedang tidur bersama di kamar tidur utama, berikut daftar barang yang dia bawa: kasur berikut satu set perlengkapan tidur Thomas and Friends ( selimut, bantal, guling, jam meja, buku cerita) dan semua tertata rapi di atas kasurnya.
- Feel free of everything...setiap kali melewati akuarium di gereja, ikan didalamnya sampai loncat karena ulah Keio yang mengagetkan ikan-ikan tersebut.
Tuhan menciptakan seorang anak dengan cara-Nya yang indah, dan menjadi orangtua adalah kepercayaan yang sangat luar biasa yang diberikan kepada seorang manusia. (Quotes)
Senin, 16 September 2013
Sepuluh Keistimewaan Keio Si Koleris
Berikut deretan daftar keistimewaan perilaku si Koleris Kuat, Keio (5 tahun):
Senin, 29 Juli 2013
Happy 6 yo Aurelius Frederic
Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Aurelius ke 6, keluarga kami pindah rumah ke lokasi Alam Sutera. Tepat enam tahun yang lalu kami membeli tanah di sini dan enam tahun kemudian, di tanggal yang sama, kami hijrah ke daerah Tangerang. Dan ini tepat di hari ulang tahun Aurelius ke 6. Karena kesibukan dan kerepotan pindahan rumah, kami tidak sempat mengadakan satu pesta untuk Aurelius seperti tahun-tahun sebelumnya. Keesokan malamnya, saya membelikan kue ulang tahun dan kami merayakan di dalam kamar Aurelius yang baru. Happy birthday, my dear. Jesus loves you!
| Birthday celebration @Aurelius's room. |
Aurelius Frederic @SDK PENABUR Gading Serpong
Juli ini, kami sekeluarga sudah pindah ke Alam Sutera. Lokasi rumah yang nyaman,
di mana anak-anak dapat bertumbuh lebih baik, bersama keluarga dan
teman. Dengan demikian, Aurelius pun memasuki SD di lokasi terdekat rumah
yaitu SDK PENABUR Gading Serpong. Teman baru, guru baru, rumah baru, juga semangat baru.
Aurelius tambah besar, tambah tinggi dan tambah berat. Banyak yang bilang, badannya seperti Daddy (hmmm, besaar..) Baru dua minggu di SD, peer pun sudah hampir tiap hari. Saya memutuskan untuk memberikan waktu tiap hari, jam 7 sampai 8 malam untuk belajar bersama Aurelius. Memeriksa agenda, membuat peer sampai menyiapkan semua keperluan sekolah esok hari.
Ini berarti saya membatasi aktifitas saya. Sebelumnya saya menjadi dosen malam hari, dua kali seminggu. Namun saya memilih untuk memberikan hati saya untuk Aurelius. Anak merupakan hal lebih berharga ketimbang pekerjaan. Masa depan anak saya ditentukan oleh apa yang saya berikan saat ini.
Ada konsekuensi dari tidak mengajar. Tetapi konsekuensi dibandingkan dengan resiko serta nilai investasi anak, berbanding jauh sekali. Konsekuensi saya dapat dinilai dari berkurangnya income. Namun dengan memberikan hati saya, ini berarti memberikan kehidupan kepada anak. Mendampingi kehidupan anak, sama dengan mengantar mereka ke dalam satu kehidupan di mana ada kita sebagai orangtua dan ada Tuhan didalamnya. Dan ini tidak ternilai harganya.
Aurelius tambah besar, tambah tinggi dan tambah berat. Banyak yang bilang, badannya seperti Daddy (hmmm, besaar..) Baru dua minggu di SD, peer pun sudah hampir tiap hari. Saya memutuskan untuk memberikan waktu tiap hari, jam 7 sampai 8 malam untuk belajar bersama Aurelius. Memeriksa agenda, membuat peer sampai menyiapkan semua keperluan sekolah esok hari.
| Hari pertama SD, berkumpul di halaman sekolah. |
Ini berarti saya membatasi aktifitas saya. Sebelumnya saya menjadi dosen malam hari, dua kali seminggu. Namun saya memilih untuk memberikan hati saya untuk Aurelius. Anak merupakan hal lebih berharga ketimbang pekerjaan. Masa depan anak saya ditentukan oleh apa yang saya berikan saat ini.
Ada konsekuensi dari tidak mengajar. Tetapi konsekuensi dibandingkan dengan resiko serta nilai investasi anak, berbanding jauh sekali. Konsekuensi saya dapat dinilai dari berkurangnya income. Namun dengan memberikan hati saya, ini berarti memberikan kehidupan kepada anak. Mendampingi kehidupan anak, sama dengan mengantar mereka ke dalam satu kehidupan di mana ada kita sebagai orangtua dan ada Tuhan didalamnya. Dan ini tidak ternilai harganya.
Senin, 17 Juni 2013
Taman Kota 2, BSD Tangerang
Ada satu tempat lokasi outdoor di bilangan BSD City. Taman Kota 2, letaknya bersebelahan dengan Taman Kota di BSD (Bumi Serpong Damai), Tangerang.
Di sini terdapat penjual tanaman buah, hias, maupun jenis rumput. Tempatnya tidak begitu luas, namun bisa dengan nyaman mengajak anak-anak melihat dan mengenal tanaman. Lokasinya menjadi satu dengan Taman Kota, namun kurang nyaman untuk keluarga, karena pendatangnya kebanyakan anak muda berpasangan.
Jadi, rasanya cukup ke lokasi penjualan tanaman saja. :)
Jumat, 07 Juni 2013
Bagaimana Menjadi Humas yang OK?!
Bagaimana caranya menjadi humas yang profesional?
Di atas adalah liputan dari teman saya Immanuel Saragih di Tabloid Youth Talents Edisi 7, 2013.
Pada artikel tersebut, saya membagikan bagaimana menjadi seorang humas. Pertama dan yang terpenting adalah seorang humas harus mampu menjalankan fungsinya sebagai manajemen komunikasi dari organisasi. Ada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga evaluasi.
Seorang humas juga harus kreatif, dalam arti mampu berkolaborasi dengan bidang lain untuk mencapai tujuannya. Dan harus komunikatif, itu sudah mutlak. Berkomunikasi baik diartikan dengan memiliki kemampuan menjalin relasi yang baik dengan banyak pihak.
Terakhir, humas itu adalah dunia yang menyenangkan. Tetaplah berjalan dalam kebenaran hingga kita akan menuai kebaikan dalam hidup kita.
Thanks to Immanuel Saragih.
Langganan:
Postingan (Atom)


